sumber : bogor.net
Kota
Bogor adalah
sbuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Jika diukur dari
Kota Jakarta, kota ini terletak 59 Km sebelah selatannya Jakarta. Dan
wilayahnya berada di tengah-tengah Kabupaten Bogor. Luas Kota Bogor adalah
sekitar 118, 50 Km2. Sedangkan untuk jumlah penduduknya berjumlah
1.030.720 jiwa (tercatat tahun 2014).
Kota
Bogor ini memiliki julukan Kota Hujan.
Julukan ini dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi. Kota
Bogor juga telah lama dikenal sebagai pusat pendidikan dan penelitian pertanian
nasional. Di sinilah berbagai lembaga dan balai penelitian pertanian dan
biologi berdiri sejak abad ke-19. Salah satunya yaitu, IPB (Institut Pertanian
Bogor) yang berdiri berdiri sejak awal abad ke-20.
Kota
Bogor terletak pada ketinggian 190 sampai 330 m dari permukaan laut. Udaranya relatif
sejuk dengan suhu udara rata-rata setiap bulannya adalah 26 °C dan
kelembaban udaranya kurang lebih 70%. Suhu rata-rata terendah di Bogor adalah
21,8 °C, paling sering terjadi pada Bulan Desember dan Januari.
Arah mata angin di Kota Bogor dipengaruhi oleh angin muson. Bulan Mei sampai Maret dipengaruhi angin muson barat. ( baca juga : apa itu angin muson? )
Kegagalan bukanlah akhir, tapi awal bagi kita yang mau berpikir.
Kegagalan bukanlah akhir, tapi awal bagi kita yang mau berpikir.
Kemiringan Kota Bogor berkisar antara 0–15% dan sebagian kecil
daerahnya mempunyai kemiringan antara 15–30%. Jenis tanah hampir di seluruh
wilayah adalah latosol coklat kemerahan (baca juga : apa itu tanah latosol?) dengan kedalaman
efektif tanah lebih dari 90 cm dan tekstur
tanah yang halus serta bersifat
agak peka terhadap erosi. Bogor terletak pada kaki Gunung Salak dan Gunung
Gede sehingga sangat kaya akan hujan orografi (baca juga : apa itu hujan orografi?). Angin laut dari laut Jawa yang membawa banyak uap air masuk ke
pedalaman dan naik secara mendadak di wilayah Bogor sehingga uap air langsung
terkondensasi dan menjadi hujan.
Hampir setiap hari turun hujan di kota ini dalam setahun (70%) sehingga
dijuluki "Kota Hujan". Keunikan iklim lokal ini dimanfaatkan oleh
para perencana kolonial Belanda dengan menjadikan Bogor sebagai pusat penelitian botani dan pertanian,
yang diteruskan hingga sekarang. (Sumber : wikipedia)



No comments:
Post a Comment
Terima kasih atas kunjungannya terhadap halaman blog kami, jika ada sesuatu hal yang ingin disampaikan, silakan berkomentarlah disini. Berkomentarlah dengan baik